ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember), masih asing?

07.38 Ikemas Surabaya 0 Comments

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) lebih dikenal sebagai Institut Teknologi Surabaya oleh masyarakat di sekitar kita (baca : Sukoharjo) -sebenarnya ini salah kaprah dan menjadi bukti kalau ITS masih asing bagi masyarakat awam-. Tapi ITS ini sangat terkenal di wilayah Jawa bagian timur alias Jawa Timur, karena memang letaknya di Surabaya yang merupakan ibukota provinsi Jawa Timur. Nah kita sebagai mahasiswa ITS yang berasal dari Sukoharjo yang tergabung dalam sebuah wadah, Ikemas Surabaya, merasa prihatin dengan keadaan tersebut. Maka dari itu, yuk kenalan lebih dekat sama ITS. Ga usah jauh-jauh ke Surabaya, via blog ini InsyaAllah juga bisa kok kenalan sama ITS. 

Rektorat
Institut Teknologi Sepuluh Nopember atau yang biasa disingkat dengan ITS merupakan salah satu PTN yang terkemuka di Indonesia. Letaknya berada di kawasan prestisius yaitu Surabaya bagian timur, Jawa Timur. Sejarah singkat diawali dari sebuah yayasan mendirikan “PERGURUAN TEKNIK 10 NOPEMBER SURABAYA” yang pendiriannya diresmikan oleh presiden Soekarno, pada tanggal 10 Nopember 1957. Perguruan Tinggi Teknik 10 Nopember Surabaya hanya memiliki dua jurusan yaitu, Jurusan Teknik Sipil dan Jurusan Teknik Mesin. Pada perkembangan 2 (dua) jurusan yaitu Teknik Sipil dan Teknik Mesin berubah menjadi fakultas. Melalui peraturan pemerintah No. 9 tahun 1961 (ditetapkan kemudian pada tanggal 23 Maret 1961) ditetapkan bahwa Dies Natalis Institut Teknologi Sepuluh Nopember yang pertama adalah tanggal 10 Nopember 1960.

Dalam perkembangan selanjutnya, pada tahun 1965 berdasarkan SK Menteri No. 72 tahun 1965, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya ( ITS) membuka dua fakultas baru, yaitu : Fakultas Teknik Arsitektur dan Fakultas Ilmu Pasti dan Ilmu Alam. Pada tahun 1972, Fakultas Teknik Sipil pindah ke Jl.Manyar 8, sehingga ITS semakin terpencar. Kemudian pada akhir 1975, Fakultas Teknik Arsitektur pindah ke kampus baru di Jl. Cokroaminoto 12A Surabaya. Demikian pula pada tahun 1973 kantor pusat ITS pindah ke alamat yang sama. Pada tahun 1973 disusunlah rencana induk pengembangan jangka panjang (20 tahun) sebagai pedoman pengembangan ITS selanjutnya. Rencana Induk Pengembangan ITS menarik perhatian Asian Development Bank (ADB) yang kemudian menawarkan dana pinjaman sebesar US $ 25 juta untuk pengembangan empat fakultas, yaitu : Fakultas Teknik Sipil, Fakultas Teknik Mesin, Fakultas Teknik Elektro, dan Fakultas Teknik Kimia. Dalam perjalanan pengembangannya, ITS pada tahun 1983 mengalami perubahan struktur organisasi yang berlaku bagi universitas atau institut sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 5 tahun 1980, Peraturan Pemerintah No. 27 tahun 1981 dan Keputusan Presiden No. 58 tahun 1982, ITS berubah menjadi hanya 5 fakultas saja, yaitu Fakultas Teknik Industri, Fakultas Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dan Fakultas Non Gelar Teknologi (Program-Program Non Gelar).

Sejak tahun 1991 terjadi perubahan menjadi 4 fakultas, yaitu Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Teknologi Industri (FTI), Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP), dan Fakultas Teknologi Kelautan (FTK). Jurusan yang ada di Fakultas Non Gelar Teknologi diintegrasikan ke jurusan sejenis di 2 fakultas (FTI dan FTSP). Selain itu ITS juga mempunyai 2 Politeknik yaitu Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) dan Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS). Pada tahun 1994 kembali ITS memperoleh dana pinjaman ADB sebesar US $ 47 juta untuk pengembangan semua fakultas dengan fokus teknologi kelautan. Program ini selesai pada April 2000. Selain itu ITS juga telah memperoleh dana hibah dari pemerintah Jerman/GTZ (1978-1986) untuk pengembangan Fakultas Teknik Perkapalan. Tahun 2001, berdasarkan SK Mendiknas RI Nomor 109/O/2002 tanggal 12 Juli 2002, ITS membentuk fakultas baru yaitu Fakultas Teknologi Informasi (FTIF) dengan 2 jurusan/program studi: Jurusan Teknik Informatika dan Program Studi Sistem Informasi. Pada tahun 2007, ITS berhasil memperoleh Akreditasi Institusi Dikti ” A”. Sejak tahun 2008, ITS telah menerapkan Pengelolaan Keuangan Badan layanan Umum (PK-BLU).

Kampus ITS Sukolilo menempati areal seluas 189 hektar dengan luas bangunan seluruhnya kurang lebih 190.323 m2. Selain itu terdapat Kampus Manyar yang dipergunakan oleh Program D-3 Teknik Sipil dengan luas bangunan 3.166 m2 dan Kampus ITS Cokroaminoto yang dipergunakan untuk magister manejemen serta beberapa lembaga kerjasama dengan luas
bangunan 1.450 m2. Jumlah mahasiswa ITS yang terdaftar pada tahun ajaran 2010/2011 berjumlah 17.111 mahasiswa yang terdiri dari 298 mahasiswa Program Doktor, 1.710 mahasiswa Program Magister, 12.838 mahasiswa Program Sarjana, 2255 mahasiswa Program D-3 dan D-4 serta bertambah satu program studi yaitu Program Profesi Arsitektur dengan jumlah mahasiswa sampai sekarang = 10 mahasiswa.Tahun 2010 ITS meluluskan sebanyak 3.468 wisudawan. Mereka terdiri dari 14 program doktor, 532 program magister, 2369 program sarjana, 548 program D-3 dan D4 serta 5 program profesi arsitektur. Sampai tahun 2010, ITS memiliki 5 fakultas dengan 11 program doktoral, 16 program magister, 22 jurusan/program studi tingkat sarjana, 6 program studi D-3 , 1 program studi D-4 dan 2 politeknik dengan 14 program studi (9 program D-3 dan 5 program D-4) ditambah dengan 1 program profesi arsitektur. Fasilitas kampus yang dimiliki ITS meliputi : asrama mahasiswa dengan kapasitas asrama lama = 111 kamar dan asrama baru = 384 kamar, medical centre, apotek, stadion olah raga, gedung olah raga, grha ITS, bank, kantor pos, pusat internet, kantin, wartel, warnet, koperasi mahasiswa dan karyawan, teater (1.240 m2), ruang studio (5.893 m2), auditorium (5.892 m2).

Profil Selengkapnya bisa didownload di link dibawah ini :

You Might Also Like

0 komentar: